Halo,
semua ini adalah podcast ketujuh. Di podcast ini sekali lagi saya akan bicara
dalam bahasa Indonesia. Kalau kalian mau baca transkrip sambil dengar podcast
ini. Kalian bisa klik tautan atau link di bawah.
Oke,
saya mau bicara soal bahasa yang ada di Indonesia. Mungkin, hanya mungkin aja
ya, kalau kalian sudah dengar podcast saya yang kelima, di situ saya cerita
kalau bahasa Indonesia itu bahasa persatuan. Ada banyak bahasa di Indonesia,
tiap suku, suku itu maksudnya, artinya sebuah grup atau kelompok orang yang
tinggal di lokasi ada daerah tertentu. Jadi tiap suku di Indonesia itu punya bahasanya
sendiri.
Dari
hasil riset saya di internet, ada sekitar, kurang lebih, 718 bahasa daerah di
Indonesia. Jangan salah mengerti, bahasa di sini artinya bahasa yang
benar-benar berbeda bukan aksen atau logat. Misalnya bahasa Spanyol di Spanyol
dan bahasa Spanyol Meksiko itu berbeda tapi keduanya adalah bahasa Spanyol.
Bedanya cuma di aksen atau logat aja sama mungkin beberapa kosakata tapi secara
garis besar, garis besar itu maksudnya secara umum, bahasa Spanyol di Spanyol
dan bahasa Spanyol Meksiko itu bahasa yang sama.
Tapi
ke-718 bahasa yang ada di Indonesia ini, benar-benar berbeda jauh, bagaikan
bumi dan langit dengan bahasa Indonesia. Itu idiom dalam bahasa Indonesia untuk
bilang bahwa dua hal benar-benar berbeda seperti bumi dan langit sangat
berbeda. Dan bahasa-bahasa daerah ini punya intonasi dan logat yang sangat
berbeda dari bahasa Indonesia. Intonasi dan logat yang berbeda mempengaruhi
atau membuat logat dalam bahasa Indonesia bervariasi. Misalnya logat bahasa
Indonesianya orang Aceh, Aceh itu salah satu provinsi di Indonesia di pulau
Sumatra, dan orang Papua pasti beda jauh. Intonasinya, pelafalannya, kosakata
yang dipilih itu berbeda karena dipengaruhi oleh bahasa daerah. Tapi mereka
adalah penutur asli dari bahasa Indonesia.
Tapi sayangnya semakin ke sini
atau semakin lama bahasa-bahasa daerah itu mulai dilupakan, mulai punah. Punah
maksudnya saat suatu hal gak ada lagi, misalnya sekarang tumbuhan dan hewan
yang mulai punah atau sudah punah. Bahasa daerah juga sama, ada yang mulai
punah ada yang sudah punah.
Nah,
mulai punah itu maksudnya bagaimana sih? Mulai punah itu maksudnya bahasa
daerah itu hanya dipakai oleh generasi yang sudah tua sedangkan generasi muda
gak mau pakai bahasa itu lagi. Dalam banyak kasus sih itu karena kalau pakai
bahasa daerah dianggap kurang keren, kurang gaul, kampungan. Ketiga kata ini
artinya sama kalau orang pakai bahasa daerah artinya orang itu gak mengikuti
tren. Misalnya banyak kosakata gaul dalam bahasa Indonesia sekarang yang dari
bahasa Inggris contohnya insecure atau kalau logat Indonesia insekyur, kalau
ada orang yang gak mengerti kata ini pasti akan dibilang, “Ihhh, kampungan!”.
Sama
kayak bahasa daerah. Kalau bicara bahasa daerah apalagi sama orang kota. Pasti
dicap kampungan. Tapi saya pikir sih gak ada yang salah dengan bahasa daerah
ya. Itu justru warisan yang harus dijaga, warisan itu maksudnya seperti harta
atau satu yang hal mahal dan berharga yang ditinggalkan contohnya orang tua
memberikan warisan sama anaknya. Tapi ya, itu semakin ke sini banyak bahasa
daerah yang mulai punah.
Tapi
untungnya sekarang banyak upaya yang dibuat, upaya itu maksudnya kerja keras,
upaya yang dibuat generasi muda untuk melestarikan bahasa daerah. Melestarikan
maksudnya menjaga supaya tidak punah. Misalnya melestarikan tumbuhan atau
binatang agar mereka tidak punah. Bahasa daerah sekarang juga dilestarikan. Itu
mulai diajarkan di sekolah. Mulai digunakan di media seperti tv, internet,
sosial media, dan itu bagus.
Mungkin
kalian penasaran, penasaran itu artinya kalian sangat ingin tahu suatu hal,
kalian penasaran seberapa beda sih bahasa Indonesia dan bahasa daerah? Kalau
itu dibahas sekarang saya pikir waktunya gak akan cukup ya. Jadi mari bahas itu
nanti di podcast selanjutnya. Jadi sekian untuk keributan yang saya buat hari
ini. Semoga kalian bisa dapat pemahaman baru atau kosakata baru atau sekedar
latihan aja untuk dengar bahasa Indonesia. Tolong tinggalkan ulasan dan umpan
balik untuk podcast ini. Saya mau tahu apa pendapat kalian soal podcast ini.
Comments
Post a Comment